Kisah 11 / 12
Wafat & Jenazah Berantai
Jumadal Ula 1335 H (1917 M), dalam usia ±105 tahun, KH. Ibrahim wafat di rumah KH. Ridlwan, Bakalan. Ribuan santri dan warga berdiri berjajar dari Bakalan sampai pemakaman Bedi; jenazah diusung berantai dari tangan ke tangan, semua berebut ikut membopong. Pesantren Bedi kemudian surut akibat sekolah desa Belanda (1900-an) dan berakhir dengan wafatnya KH. Imam Rozi (±1940).
Sumber: Buku TALI 2022, hlm. 22. Kisah lengkap ada di Riwayat KH. Ibrahim.